Apatte 62 Kembali Menjuarai KMHE 2021

Tim Riset asal Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Apatte 62, berhasil meraih juara dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) pada 19 November 2021. Tim tersebut berhasil menjadi juara pertama di Cabang Perlombaan Urban Etanol pada perlombaan yang diselenggarakan di Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai tuan rumah.

Dalam perlombaan yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) ini Apatte 62 diwakili oleh tim Apatte Elang Perkasa yang beranggotakan 5 orang, terdiri dari Adji Wicaksono sebagai ketua dan bertanggung jawab atas vehicle dynamic, Riski Akbar pada Body and Frame , Irfan Nadhif Musthofa pada Engine Drivetrain, Zaidan Algifari sebagai driver dari jurusan Teknik Mesin, dan Fatchur Rozi Al Fitra sebagai penanggung jawab Electrical dari jurusan Teknik Elektro serta didampingi oleh Dr. Eng. Eko Siswanto, ST., MT.. Dalam wawancara kami bersama Rizky Akbar pada 25 November 2021, Rizky menerangkan bahwa tim berhasil meraih juara diantara 24 tim yang mengikuti seluruh kegiatan KMHE 2021.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Apatte Elang perkasa pada perlombaan kali ini hanya mengikuti satu cabang saja, yaitu Urban Etanol. “Mobil Urban adalah mobil yang bentuknya seperti mobil pada umumnya, berbeda dengan prototype yang berbentuk seminimal mungkin untuk mendapatkan aerodinamik terbaik sehingga bentuknya seperti peluru.” Jelas Rizky. Hal tersebut juga berkaitan dengan peraturan KMHE 2021 yang hanya memperbolehkan tim hanya boleh melombakan satu mobil saja.

Rangkaian perlombaan KMHE 2021 ini dimulai sejak bulan Juni 2021 yang diawali dengan Laporan Desain Kendaraan. Kemudian, dilanjutkan dengan seleksi secara virtual melalui video dan diakhiri dengan race yang diadakan di Surabaya. Selama proses persiapan mengikuti perlombaan, tim Apatte sempat terhalang dengan kondisi pandemi. “Sempat ada masalah ketika pandemi, pihak kampus sempat melakukan lockdown selama dua pekan yang mengharuskan kampus steril dari kegiatan mahasiswa, sehingga kami harus berhenti sementara” ujar Rizky, namun dalam waktu tersebut tim tidak diam, “dalam waktu dua minggu itu kami mencoba mempersiapkan hal yang lain”.

Dalam race yang diadakan di Gelora Bung Tomo, Mobil berjuluk Marsela Etanol milik tim Apatte berhasil menyentuh angka 166.4 km/liter, yang mana hal itu diuji dengan memutari sirkuit sebanyak 8 lab dengan panjang lintasan total 9.6 kilometer. Mobil yang dikendarai oleh Zaidan Algifari ini berhasil mengungguli mobil dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berada pada angka 122 km/liter.

Kedepannya tim yang pernah menjadi juara umum 2 pada KMHE 2019 ini akan mengikuti perlombaan internasional, yaitu Shell Eco Marathon Asia, yang akan diadakan pada pertengahan tahun 2022 mendatang, dan kabar baiknya lagi bagi seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya, Apatte 62 dikabarkan akan membuka perndaftaran anggota baru untuk seluruh mahasiswa dari semua fakultas “Kebetulan Apatte 62 akan mengadakan open recruitment yang akan terbuka untuk satu universitas, jadi mahasiswa dari jurusan apapun bisa masuk” tutur Rizky.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.