MENGAPA MALANG MASIH DINGIN?

Malang Masih Dingin merupakan tema yang dipilih dalam program kerja besar Himpunan Mahasiswa Arsitektur FT-UB. Mengapa Malang Masih Dingin?

“Malang Masih Dingin itu mengambarkan kondisi di Malang sekarang yang semakin dingin, yaitu dinginnya bukan di cuaca tapi di orang-orangnya, jadi seperti kita sudah tidak bisa saling tegur sapa tanpa harus kenal, senyumpun susah. Untuk hal biasa saja susah bagaimana dengan hal yang besar,” tutur ketua pelaksana yang tidak mau disebutkan namanya.

Sabtu (28/4), Parkiran Teknik Kimia menjadi saksi bisu berlangsungnya acara ini. Sebelum ditetapkan lokasi ini, rencana awalnya acara akan diselenggaran di Taman Merjosari. Tapi karena ada ketidakjelasan acara berlangsung, independen atau bergabung dengan acara lainnya. Lokasi ini juga diharapkan membantu panitia agar tidak kelelahan dan juga saat orang datang mereka tau dimana gedung Arsitektur FT UB itu sebenarnya.

Rangkaian acara malang masih dingin ini bekerja sama dengan ASF-ID Malang dan NBA. Seperti tujuannya, jadi acara ini mengundang komunitas yang sesuai dengan kebutuhan ilmu dan juga menyesuaikan dengan dana yang diberikan oleh pihak Fakultas Teknik.

Acara ini bersifat umum atau bebas. Karena acara ini merupakan persembahan mahasiswa arsitektur sebagai orang-orang yang mempelajari tentang perilaku manusia juga dalam bidang arsitektur, jadi coba dikenalkan dan kemas dengan lebih umum kepada masyarakat ramai.

“Harapannya kita tidak muluk-muluk, misalkan besok masyarakat akan langsung berubah, yang kita harapkan semoga acara ini terus berlanjut khsusunya buat pelaksana sendiri, penyelenggara dari arsitektur sendiri, tidak hanya diam tapi juga dapat mendobrak apapun rintangannya kita jalani bersama,” harap Ketua Pelaksana di akhir sesi wawancara bersama tim redaksi SOLID. (sca/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *