Poin SDGs dalam Earth Hour Brawijaya

Pekan lalu (31/03), Earth Hour Brawijaya baru saja terlaksana. Program yang digagas oleh Kementrian Lingkungan Hidup ini berangkat dari keinginan untuk mengedukasi mengenai peduli terhadap pengematan listrik. Program ini dilaksanakan di Bundaran Depan Lapangan Rektorat Universitas Brawijaya. Menurut Fauzan Fakhrurrozi selaku Menteri Lingkungan Hidup EM UB 2018, di tahun ini Earth Hour Brawijaya dilaksanakan dengan menampilkan teater, homeband, dan juga orasi dari Kementrian Kebijakan Wilayah Nasional yang mengangkat isu lingkungan. Selain itu, seperti tahun sebelumnya event ini juga mendatangkan Komunitas Earth Hour Malang.

Pada tahun ini, Earth Hour Brawijaya dilaksanakan satu minggu lebih mundur dari Earth Hour yang dilaksanakan di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan agar minat dan sasaran terhadap tujuan Earth Hour Brawijaya itu sendiri tetap dapat terlasksana dengan baik. Tahun lalu, Earth Hour Brawijaya hanya mematikan lampu di Rektorat Universitas Brawijaya saja, namun pada tahun ini, yang dimatikan adalah seluruh wilayah Universitas Brawijaya mulai pukul 20.30-21.30. Walaupun ada beberapa kendala teknis yang menyebabkan beberapa sumber lampu tidak bisa dipadamkan.

Acara Earth Hour ini tidak hanya dilaksanakan di Universitas Brawijaya saja, namun juga dilaksanakan oleh komunitas-komunitas seperti Earth Hour Malang, dan juga dilaksanakan di kota-kota lainnya. Menurut data statistik, pada tahun 2017 Earth Hour yang dilaksanakan di Jawa Timur sudah mampu untuk menghemat sebanyak tiga miliar dengan partisipasi dari 5 kota di Jawa Timur selama hanya 1 jam.

Harapan dari Fauzan Fakhrurrozi, Menteri Lingkungan Hidup EM UB 2018, acara ini dapat mengajak banyak fakultas untuk lebih peduli soal energi listrik dan penghematannya. Dan diharapkan, hal ini dapat menjadikan sebuah sarana edukasi mengenai penghematan listrik. Hal ini sejalan dengan pendapat dari Calista, Koordinator Kota Komunitas Earth Hour Malang, ”Saya berharap tahun depan akan ada switch off seperti ini lagi dan semoga saja ada langkah keberlanjutan dari program ini”. Program ini pula diharapkan dapat turut serta dalam perwujudan poin dari Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh PBB yaitu pada poin ke -7 yaitu Affordable And Clean Energy dan poin ke-12 Responsible Consumption And Production.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *