TEKNIK BERBAGI 2018: BENTUK NYATA ULURAN TANGAN KBMT

BEM FT-UB telah usai menyelenggarakan Teknik Berbagi 2018 (17/03/2018) yang berlokasi di Panti Asuhan Yatim, Piatu, Dhuafa, dan Yatim Piatu As Salaam Shobuur. Ryan Maulana (Teknik Industri 2016) menyebut bahwa lokasi tersebut merupakan lokasi yang paling ideal untuk melakukan kegiatan outdoor yang bisa diikuti oleh teman-teman dari Panti Asuhan As Salaam Shobuur dan KBMT. Ini bukan kali pertama panti asuhan ini didatangi oleh mahasiswa, sebelumnya ada dari UMM, UM, ITN, bahkan UB dari fakultas lain.
Di tahun sebelumnya, acara serupa pernah diselenggarakan oleh BEM FT-UB namun Teknik Berbagi 2018 dikonsep lebih interaktif. Acara kali ini diisi dengan materi, kewirausahaan, dan ditutup dengan penampilan baik dari teman-teman Panti Asuhan As Salaam Shobuur maupun dari KBMT. Menurut pendapat Bu Marlin selaku penguruh Panti Asuhan As Salaam Shobuur menguratakan bahwa acara seperti ini sangat penting untuk pengaruh jiwa teman-teman Panti Asuhan As Salaam Shobuur, selain mereka seneng bahagia dikunjungi mereka juga jadi tambah pengetahuan. Hal serupa juga disampaikan Inka (anak asuh Panti Asuhan As Salaam Shobuur), Inka mengungkapkan rasa senangnya jika dihadiri KBMT suasana panti menjadi ramai, nambah ilmu, nambah teman, serta memperluas tali silaturahmi. Di mata Inka, KBMT merupakan kakak-kakak yang asyik, baik, cantik, ganteng, kompak, peduli satu sama lain.
Sumber dana untuk acara didapatkan dari Fakultas Teknik dan IOM Universitas Brawijaya, sedangkan untuk dana sumbangan diperoleh dari uluran tangan KBMT sendiri. Harapannya taun depan ada yg seperti ini dan dengan konsep lebih baru dan lebih matang lagi, ungkap Ryan di akhir wawancara dengan Solid. (sca/rzk/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *