Teknik Sipil FTUB Berhasil Sabet Juara Umum KJI 2017

LPM Solid, Malang – Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) XIII dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) IX tahun 2017 diadakan kembali di Politeknik Negeri Malang(POLINEMA) pada tanggal 9-12 November 2017. Kompetisi yang diadakan setiap tahun oleh KEMERISTEKDIKTI tersebut mengusung tema yang berbeda setiap tahunnya. Tahun ini KJI mengambil tema: “Jembatan Kokoh, Ringan, Berestetika, dan Berwawasan Nusantara”, sedangkan KBGI sendiri mengusung tema “Rumah Tinggal Bertingkat Berstruktur Baja Canai Dingin, Berkinerja Seismik, Berbudaya Nusantara, dan Ramah Lingkungan”. Tahun ini terdapat tiga kategori dalam KJI yaitu Kategori Jembatan Baja, Kategori Jembatan Canai Dingin, Kategori Jembatan Busur. Sedangkan untuk KBGI tidak ada kategori.

Kompetisi yang diadakan di Graha Polinema ini diikuti oleh beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Brawijaya. Sebelumnya, Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) sendiri sudah mengikuti kompetisi ini sejak tahun 2006 yang lalu dan sempat menjadi tuan rumah tahun 2014 serta mendapatkan juara umum KJI dan KBGI.

Kompetisi ini sudah dipersiapkan oleh tim Teknik Sipil FTUB semenjak beberapa bulan lalu. Dimulai dari mengirimkan proposal ke KEMERISTEKDIKTI, lalu lolos menjadi finalis, kemudian persiapan-persiapan lomba. “Tahun ini yang masuk untuk KJI sendiri ada 7 finalis per kategori. Proposal yang masuk untuk KJI kategori Canai Dingin masuk sekitar 60 proposal, untuk Kategori Baja masuk sekitar 50 proposal, dan untuk busur masuk sekitar 60 proposal” ungkap Ryan, salah satu anggota dari tim KJI yang dikirim oleh Teknik Sipil FT UB.
Ketika ditanya mengenai kendala pada tahun ini, tim Teknik Sipil FTUB mengaku tidak ada kendala begitu berarti. Pada tahun-tahun sebelumnya, mereka mengaku kewalahan dan merasakan kendala yang cukup berat ketika tempat pelaksanaan kompetisi tersebut jauh dari kota Malang. “Misal harus bawa barang barang K3, prototype. Untungnya, tahun ini di Polinema, jadi untuk kendalanya sih gaada. Sejauh ini aman-aman aja, kalau dari produknya juga ambilnya dari produknya Malang sendiri.” ungkap Rofiq, salah satu anggota dari tim KBGI yang dikirim oleh Teknik Sipil FT UB.

Pada tahun ini, Teknik Sipil FTUB berhasil menyabet gelar juara umum pada KJI. Untuk kategori Jembatan Busur, Teknik Sipil FTUB berhasil mendapatkan juara 1 untuk kategori terkokoh dan implementasi terbaik. Untuk kategori Jembatan Baja, Teknik Sipil FTUB berhasil mendapatkan juara 1 untuk kategori tercepat, terkokoh, metode terealistis, K3 terlengkap dan jembatan terindah. Untuk kategori Jembatan Canai Dingin, Teknik Sipil FTUB berhasil mendapatkan juara 2 untuk kategori tercepat. (iyn/ziz/red)

*sumber foto: Himpunan Mahasiswa Sipil FTUB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *