PEMIRA, Pesta Demokrasi Mahasiswa Universitas Brawijaya

LPM SOLID, Malang- Gelaran pesta demokrasi mahasiswa Universitas Brawijaya telah resmi dibuka dengan tiga kali pukulan gong oleh wakil rektor III yang diwakilkan oleh pimpinan biro akademik dan kemahasiswaan Universitas Brawijaya di Auditorium Fakultas Teknik, Kamis (26/10). Setelah sebelumnya disuguhkan dengan Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa) Mahasiswa Teknik, maka agenda selanjutnya dan melibatkan seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya adalah pemilihan mahasiswa raya (Pemira) yang bertajuk ‘Pemira Interaktif’ untuk menentukan Presiden Eksekutif Mahasiswa  (EM) serta jajaran Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) se-Universitas Brawijaya

Menurut Ketua pelaksana,dengan tema pemira interaktif yang diangkat dapat menambal kekurangan dari pemira periode sebelumnya, dengan point yang paling disoroti adalah jumlah partisipan yang diharapkan dapat meningkat dan menembus angka 2000 mahasiswa. Selain itu Ketua DPM Universitas Brawijaya Hasbi Assiddiq berharap “Adanya sistem terbaru yaitu Brawijaya Vote mampu mempermudah penghitungan jumlah suara serta mempermudah teman-teman mahasiswa Brawijaya dalam meyampaikan haknya”.

Ketika ditanya mengenai bagaimana bias mempermudah padahal dengan system terbaru, ia menambahkan bahwa nantinya terdapat crisis center yang telah ditempatkan di tiap-tiap fakultas serta system aplikasi yang mudah dimengerti diharapkan akan mengatasi hal tersebut. “Jadi B-Vote atau brawijaya vote ini berbeda dengan e-vote karena nantinya ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti server down dan sebagainya system ini lebih aman dalam menyimpan data”.

Ketika ditanya mengenai sistem baru yang dipakai, Hasbi  menjelaskan bahwa nantinya terdapat crisis center yang telah ditempatkan di tiap Fakultas, selain itu sistem aplikasi yang mudah dimengerti diharapkan dapat memudahkan mahasiswa. “Jadi B-Vote atau brawijaya vote ini berbeda dengan e-vote karena nantinya ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti server down dan sebagainya system ini lebih aman dalam menyimpan data” tambahnya.

Rangkaian Pemira UB sendiri dimulai hari ini dengan pembukaan secara resmi serta sosialisasi tahap satu, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan formulir pada tanggal 2-3 November serta pengembalian formulir pada 4-5 November. Pada tanggal 6 november diagendakan dengan revisi formulir serta dihari selanjutnya  yakni 7 – 11 November adalah fit & proper. Selanjutnya tanggal 16 diagendakan sosialisasi tahap 2. kemudian pada tanggal 23 november diadakan debat tertutup, dan pada tanggal 29 November 2017 Seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya akan berpesta demokrasi dengan memilih calon presiden EM dan jajaran DPM UB. (dem/ir/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *