Enweek 2017, Pacu Pembangunan Nasional Bidang Industri Kreatif


LPM Solid, Malang – Engineering Week 2017 atau yang biasa disingkat dengan Enweek ini merupakan suatu program kerja terbesar BEM fakultas Teknik Universitas Brawijaya yang terdiri dari serangkaian kegiatan yaitu seminar nasional, temu ilmiah, lomba karya tulis ilmiah, konservasi lingkungan, dan penutupan. Kegiatan yang bertemakan Pembangunan Nasional di Bidang Industri Kreatif ini merupakan tahun kedua diselenggarakan oleh BEM Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

“Pembangunan nasional itu Mengarah kepada program kerja presiden Jokowi yaitu tentang nawa cita, kami membawahi tentang pembangunan nasional, sedangkan malang adalah industri kreatif oleh karena itu mengapa temanya adalah pembangunan nasional di bidang industri kreatif” ujar Laily Amalia Putri selaku ketua pelaksana engineering week 2017.

Dulu TIS, Kini Enweek
Engineering week ini mulai diselenggarakan di teknik yaitu sejak tahun 2016, sedangkan pada tahun sebelumnya terdapat acara rutinan yaitu “Teknik in Show”, namun semenjak adanya Engineering week tahun lalu Teknik in Show (TIS) tidak diadakan lagi. “Iya memang, Engineering week merupakan pengganti TIS, Engineering Week bertujuan untuk mempublikasikan dan membranding fakultas teknik sendiri, TIS itu kan lingkupnya di fakultas, sedangkan Enweek kita pengennya lingkupnya yang lebih besar yaitu nasional” ujar ketua pelaksana yang juga menjabat sebagai pengurus BEM FT-UB ini.

LKTI

Salah satu rangkain Enweek adalah Lomba Karya Tulis Ilmiah atau LKTI. Senada dengan tema Enweek, LKTI juga fokus pada industei kreatif. Puncak acara yaitu berupa final presentasi berlangsung pada (12/5) di Auditorium FT-UB lantai 2.

Di tahap pertama terdapat 25 tim yang mendaftar pada ajang LKTI ini. Namun, setelah melewati seleksi terpilihlah 10 tim yang lolos pada tahap final presentasi. Dari 10 tim tersebut, 3 diantara berasal dari UB, sedangkan sisanya berasal dari ITB, ITS, UNS, PPNS, UGM & Universitas Al-Azhar Indonesia.

“Persiapan dari panitia ada proses oprec (opem recruitment) besar, kemudian dipecah-pecah lagi menjadi panitia sub kegiatan. Kerjanya sudah dua bulan. Dengan mengikuti kegiatan kepanitiaan ini dapat memupuk rasa profesionalitas, rasa kebersamaan, dan rasa tanggung jawab kita. Banyak hal yang didapat dari mengikuti kegiatan ini.” Tutur Laily Amalia Putri.

Ditanya soal harapan, Laily mengungkapkan “Saya ingin, LKTI ada di tahun berikutnya yang lebih megah dan berdampak penting bagi bangsa ini,” Imbuhnya. (fjr/sca/riz/han/el/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *