Persiapan Dirasa Kurang Efektif, FT-UB Hanya Sabet Satu Kategori di ICECC 2017

LPM Solid, Surabaya – Chernival 2017 merupakan rangkaian acara tahunan yang diadakan oleh jurusan Teknik Kimia ITS, salah satu kegiatannya yaitu Indonesia Chem E Car Competition (ICECC). ICECC merupakan kompetisi simulasi mobil berbahan bakar reaksi kimia dan tergolong cukup bergengsi di kalangan mahasiswa teknik kimia di Indonesia. Oleh karena itu, Teknik Kimia UB yang pada kompetisi tahun sebelumnya meraih penghargaan Juara II tentu tidak hanya berdiam diri sehingga mereka mengirimkan 2 tim untuk ikut berkompetisi tahun ini yaitu Tim Garudawijaya dan Bharatawijaya II dimana anggotanya terdiri dari kombinasi antara mahasiswa Teknik Kimia dan Teknik Elektro Fakultas Teknik UB.

Pada Chernival 2017, Fakultas Teknik UB sudah mulai persiapan dari bulan November dimana pada waktu itu sudah terbentuk komunitas Chem E Car. Tak berhenti disitu, ada persiapan berupa race internal juga untuk mengukur kemampuan sementara mobil yang akan dilombakan. “Awal pendaftaran ICECC itu di bulan Januari sekaligus mengumpulkan JSA atau semacam konsep mobil kita”, jelas Hardo, salah satu anggota tim Garudawijaya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kompetisi ICECC tahun 2017 ini mengusung konsep yang berbeda. “Tahun ini, pada tahap final saat race kita menilai dari dua aspek yaitu ketepatan jarak yang ditempuh dan berhasil atau tidaknya mobil menumbuk bola yang tersedia”, jelas Rizqi Mulyadi selaku ketua pelaksana Chernival 2017. “Tahun ini, kita tidak ada peserta dari internasional namun kita memaksimalkan peserta dari dalam negeri. Terlihat banyak wajah baru di tahun ini. Namun juri tetap kita pertahankan pada taraf internasional” lanjutnya.

Pada tahap final tanggal 22 April 2017, kedua tim dari Universitas Brawijaya belum berhasil mendapatkan predikat juara, namun mendapatkan kategori Best Economical Car untuk Team Bharatawijaya II.

“Walaupun sudah persiapan dari Bulan November, persiapannya dirasa masih kurang efektif. Kita persiapan yang efektif itu baru mulai dari bulan Maret hingga bulan April”, ucap Ayyub selaku anggota tim Bharatawijaya II.

Komptesi ICECC 2017 ini dinilai dari JSA saat seleksi awal dan dari segi presentasi dan race saat tahap final. Kompetisi ini berakhir dengan Juara I diraih oleh tim Spectronics 14 dari ITS, juara II oleh tim Bathara dari UGM, dan juara III oleh team Canopus 4.0 dari UI. (kik/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *