Blink: The Power of Thinking Without Thinking

Judul               : Blink: The Power of Thinking Without Thinking

Pengarang       : Gladwell, Malcolm

Penerbit           : Gramedia

Halaman          : 316

Tahun              : 2009

Blink merupakan buku yang menceritakan fenomena kemampuan seseorang untuk mengeluarkan sebuah keputusan yang cepat dalam sekitar dua detik pertama. Dua detik tersebut akan memberikan pemahaman dalam sekejap mata yang terbentuk berkat munculnya pilihan – pilihan dari kemampuan alam bawah sadar kita. Kemampuan inilah yang oleh Malcolm Gladwell disebut sebagai kemampuan berfikir tanpa berfikir dimana keputusan sekejap bisa didapat dari informasi yang sedikit namun akurat melalui keputusan cepat (snap judgement) dalam sebuah peristiwa kecil (thin slicing).

Gladwell memaparkan bahwa orang – orang yang pandai mengambil keputusan tepat bukanlah orang yang memproses paling banyak informasi atau sengaja menghabiskan waktu paling lama, namun orang – orang yang telah melatih diri mereka untuk menyempurnakan irisan peristiwa dan menyaring sedikit mungkin faktor – faktor terpenting dari sejumlah kemungkinan yang banyak.

Dalam buku ini, Gladwell menulis bahwa tidak selamanya kesan pertama itu benar. Hal itu dibuktikan dari pengalaman pribadinya ketika ia berkeinginan untuk memanjangkan rambut kribonya. Ketika ia berjalan disebuah jalan, tiba – tiba muncul beberapa orang polisi yang berniat untuk menangkapnya karena menurut polisi ia mirip dengan sketsa pemerkosa yang sedang dalam pencarian. Tentu saja polisi itu salah. Inilah merupakan kesan pertama yang salah. Sedangkan menurut Malcolm, agar dapat menggunakan intuisi sebaik – baiknya, kita harus melatih diri. Buku ini tidak menjelaskan secara detail latihan yang harus dilakukan dalam meningkatkan intuisi ini, tetapi diceritakan pula beberapa orang yang telah melatih kemampuannya sehingga dapat menilai sesuatu secara tepat berdasarkan apa yang dirasakan.

Hal ini tentunya dapat diaplikasikan dalam dunia kerja. Sering kali dalam mengambil keputusan yang sangat kritikal, kita terjebak untuk mengumpulkan data sebanyak – banyaknya. Namun, Malcolm menegaskan bahwa yang terpenting adalah menggunakan data – data yang diperlukan saja, sehingga buku ini dapat menuntun seseorang dalam mengambil keputusan dari setiap peristiwa dengan waktu yang sangat singkat. Selain itu, buku ini juga menjelaskan arti pentingnya berpikir di luar kerangka (think out of the box). (Rsk/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *